Religi

Teladan Rasulullah SAW

Assalamualaikum WR.WB. Hello, para readers sudah sangat lama sekali sejak saya memposting postingan saya yang terakhir kali, karena memang saya sekarang agak sibuk untuk belajar karena saya adalah seorang pelajar. OK, going to the topic. Kali ini pada awal tahun baru 2016 saya akan memposting

TELADAN RASULULLAH SAW

Ada ayat Al-Qur’an yang membahas suri teladan Rasulullah SAW salah satunya adalah sebagai berikut:
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak mengingat Allah”(QS. Al-Ahzab 33:21)

Kita sudah tahu terutama umat muslim bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seseorang yang lahir di tengah tengah masyarakat jahiliah yaitu masyarakat yang memang sudah tidak memiliki norma dalam hidup dan masyarakat yang sangat sesat tentang akidah. Dan di dalam masyarakat banyak sekali orang orang yang malas bekerja, yang sering menggantungkan nasibnya dengan berjudi. Dan mereka adalah orang yang tidak memiliki norma sehingga sampai sampai mereka menganggap bahwa perempuan tidak ada nilainya sama sekali jadi ketika mereka memiliki seorang anak perempuan mereka akan menguburnya hidup hidup karena mereka merasa hina memiliki anak perempuan.

Dan di tengah masyarakat itu Nabi Muhammad diberi tugas oleh ALLAH untuk membetulkan kehidupan masyarakat jahiliah. Dalam kurun waktu 23 tahun Rasulullah sudah bisa membuat masyarakat jahiliah dari kehidupan yang kelam menjadi kehidupan yang diridhai oleh ALLAH SWT.

Dari cerita tadi tadi kita bisa menarik kesimpulan suri teladan Nabi Muhammad SAW paling tidak, ada lima hal Yaitu:

1. Akhlak Beliau yang begitu cinta kepada ALLAH SWT mengalahkan cinta kepada selain-Nya.“Adapun orang orang yang beriman sangat cinta kepada ALLAH”(QS. Al-Baqarah 2:165) Cinta kita kepada ALLAH SWT melebihi cinta kepada selain ALLAH SWT harus kita buktikan sebagai bukti keimanan kita kepada ALLAH SWT. Seorang suami hanya akan mencintai istrinya jika dia yakin bahwa istrinya memang patut untuk dicintai oleh ALLAH SWT, begitu juga sebaliknya. Kecintaan kita kepada ALLAH harus mengalahkan hawa nafsu kita untuk mencintai yang tidak      diridhai oleh ALLAH SWT, membenci semua yang dibenci oleh ALLAH SWT.

2. Akhlak Rasulullah yang sangat dipercaya (Al-Amin). Beliau berhasil mengajarkan konsep ini kepada masyarakat jahiliah . Yakni, berbuat baik itu adalah kita melakukan suatu pengabdian kepada ALLAH seakan akan kita melihat langsung ALLAH SWT, kalau pun kenyataannya kita tidak melihat secara langsung tapi kita harus yakin bahwa ALLAH itu sedang melihat kita. Inilah modal utama untuk lahirnya sifat “Al-Amin”

3. Akhlak Beliau dalam keluarga. Beliau dikenal sangat lemah lembut terhadap istrinya ketika memang tepat waktunya untuk lemah lembut, dan Beliau juga bersikap keras dan tegas kepada istrinya ketika memang tepat waktunya untuk keras dan tegas. Firman ALLAH “Dan pergaulilah istrimu dengan cara yang baik, jika engkau dapati pada diri istrimu itu ada watak dan tabiat yang kurang berkenan di hatimu bersabarlah, karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal ALLAH menjadikan padanya kebaikan yang banyak”(QS. An-Nisa 4:19)

4. Akhlak Beliau dalam masyarakat. Beliau dikenal sebagai orang yang sangat rendah hati bukan rendah diri. Karena kita tidak boleh memiliki sifat rendah diri sebagai seorang muslim. Dan kita tidak boleh memiliki rendah diri terutama kepada orang-orang kafir Firman ALLAH SWT “Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai” (QS. Al-A’raaf 7:179)

Di hadapan orang kafir Nabi Muhammad sangat keras terlebih kepada golongan kafir harbi Firman ALLAH “Muhammad adalah utusan ALLAH, dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka (QS. Al-Fath 48:29)

Sikap lemah lembut, berkasih sayang sesama mu’min senantiasa diutamakan oleh Nabi Muhammad, sebaliknya beiau bersikap keras dan tegas terhadap orang-orang yang melanggar hak-hak ALLAH, tidak ada kompromi dan toleransi bagi mereka.

5. Akhlak kesabaran Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai tuduhan,fitnah bahkan upaya pembunuhan terhadap diri beliau. Perjuangan Rasulullah diawali dengan perang urat syaraf , awalnya orang-orang jahiliah yang menentang Rasul menggunakan taktik psikologis dengan memadamkan semangat juang Rasul SAW dengan melemparkan bertubi-tubi ejekan (QS. Al-Israa’ 17:90-93). Setelah itu tidak berhasil, mereka melemparkan tuduhan palsu (QS. Ath-Thuur 52:30-33). Setelah semua gagal maka pendekatan mereka melalui wanita, harta, dan tahta. Langkah itu pun tidak berhasil. Maka langakah pembunuhan diri Rasulullah SAW mulai mereka rancang, langkah ini pun gagal pula. ALLAH SWT berfirman “Dan (ingatlah) ketika orang-orang kafir(Quraisy) memikirkan tipu daya terhadapmu (Muhammad) untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat tipu daya dan ALLAH menggagalkan tipu daya itu. ALLAH adalah sebaik-baik pembalas tipu daya (QS. Al-Anfaal 8:30)

Semoga Akhlak Akhlak mulia Rasulullah SAW dapat kita teladani dan semoga sangat bermanfaat untuk kehidupan kita semua. Sekian dari saya jika ada tulisan yang tidak dimengerti bisa ditanyakan di kolom komentar Insya ALLAH akan saya jawab, dan jika ada perkataan yang salah atau tulisan yang salah harap dimaklumi. Terima Kasih untuk para readers Jazakumullah hu khayran. Wassalamualikum WR.WB        

Baca juga : Artikel TIK

Iklan

One thought on “Teladan Rasulullah SAW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s